DigiPulsa.com – Mandalika, Lombok Tengah, Pertamina Patra Niaga meningkatkan pasokan LPG untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha selama Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 pada 9–11 Oktober 2026. Perusahaan menyiapkan tambahan pasokan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan energi selama ajang balap internasional tersebut.
Melalui langkah ini, Pertamina berupaya menjaga ketersediaan energi bagi rumah tangga, pelaku usaha kuliner, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta penyedia layanan wisata. Selain itu, peningkatan pasokan diharapkan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat seiring kedatangan wisatawan nusantara dan mancanegara ke kawasan Mandalika.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa perusahaan meningkatkan pasokan LPG di wilayah Lombok hingga 200 persen. Sementara itu, wilayah Sumbawa memperoleh peningkatan pasokan hingga 100 persen selama periode penyelenggaraan acara.
Penguatan distribusi ini menjadi bagian dari upaya Pertamina Patra Niaga menjaga kelancaran aktivitas masyarakat di tengah meningkatnya mobilitas pengunjung. Perusahaan juga memantau kebutuhan energi di lapangan agar pasokan dapat menjangkau konsumen dan pelaku usaha secara optimal.
Pasokan LPG Lombok Naik hingga 200 Persen
Pertamina Patra Niaga menyesuaikan pasokan LPG dengan perkiraan peningkatan kebutuhan energi selama Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Perusahaan memprioritaskan kesiapan distribusi di wilayah yang mendukung aktivitas penyelenggaraan dan pariwisata.
Kitty Andhora menyatakan bahwa peningkatan pasokan mencakup kebutuhan rumah tangga maupun sektor usaha. Langkah tersebut bertujuan membantu masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari sekaligus mendukung pelaku usaha yang melayani wisatawan.
“Pertamina Patra Niaga menyiapkan tambahan pasokan LPG untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan selama Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Pasokan LPG di wilayah Lombok ditingkatkan hingga 200 persen, sementara di wilayah Sumbawa hingga 100 persen. Penguatan ini kami lakukan agar kebutuhan energi rumah tangga dan sektor usaha dapat terpenuhi dengan baik selama periode penyelenggaraan,” ujar Kitty.
Selain menambah pasokan, Pertamina Patra Niaga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memantau distribusi secara intensif. Dengan demikian, perusahaan dapat mengikuti perkembangan kebutuhan di lapangan dan mengantisipasi kendala penyaluran.
Namun, peningkatan pasokan tersebut tidak hanya berkaitan dengan penyelenggaraan balapan. Ketersediaan LPG juga berperan penting dalam menjaga kelancaran usaha kuliner, akomodasi, dan berbagai layanan yang menunjang kegiatan pariwisata di Lombok dan wilayah sekitarnya.
Pertamina Pantau Distribusi untuk Menjaga Ketersediaan Energi
Kedatangan wisatawan selama ajang balap internasional berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi di kawasan Mandalika. Kondisi tersebut turut mendorong kebutuhan energi bagi pedagang, pengelola usaha kuliner, dan penyedia layanan wisata.
Karena itu, Pertamina Patra Niaga memperkuat koordinasi dengan jaringan distribusi dan pihak terkait. Pemantauan tersebut membantu perusahaan menyesuaikan penyaluran dengan kebutuhan konsumen selama kegiatan berlangsung.
Kitty menegaskan bahwa perusahaan terus memantau kebutuhan energi di lapangan agar pasokan LPG dapat menjangkau masyarakat. Selain menjaga kebutuhan rumah tangga, langkah ini juga mendukung pelaku usaha dalam memberikan layanan kepada pengunjung.
“Kami terus memantau kebutuhan di lapangan dan berkoordinasi dengan jaringan distribusi agar pasokan LPG dapat menjangkau masyarakat. Dengan kesiapan ini, kami ingin mendukung kelancaran aktivitas pelaku usaha dalam melayani wisatawan, sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” lanjut Kitty.
Melalui koordinasi tersebut, Pertamina Patra Niaga berupaya menjaga keseimbangan antara kebutuhan energi masyarakat dan peningkatan permintaan dari sektor pariwisata. Ketersediaan LPG yang memadai juga membantu pelaku usaha mempertahankan kegiatan operasional selama periode acara.
Pertamina Salurkan 125 Tabung Bright Gas untuk UMKM
Selain memperkuat pasokan LPG di Lombok dan Sumbawa, Pertamina Patra Niaga mendukung operasional UMKM melalui penyediaan Bright Gas berukuran 5,5 kilogram. Dukungan ini menyasar pedagang yang menjalankan usaha kuliner di sejumlah area kegiatan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.
Pertamina Patra Niaga menyalurkan 100 tabung Bright Gas kepada UMKM binaan Dinas Koperasi Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Kabupaten Lombok Tengah. Para pelaku usaha tersebut beraktivitas di area Lombok Sumbawa Festival Grandstand B.
Selanjutnya, perusahaan memberikan 25 tabung Bright Gas kepada UMKM binaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Para pedagang tersebut menjalankan usaha di area tunnel.
Dengan demikian, total dukungan yang tercatat dalam program tersebut mencapai 125 tabung Bright Gas 5,5 kilogram. Bantuan ini bertujuan menunjang kebutuhan energi pelaku UMKM selama melayani pengunjung yang datang untuk menyaksikan ajang balap dan menikmati produk lokal.
Kitty menjelaskan bahwa dukungan energi tersebut diharapkan membantu UMKM menjalankan kegiatan usaha dengan lebih nyaman. Selain itu, ketersediaan energi turut mendukung layanan kuliner yang menjadi bagian dari pengalaman wisata selama acara berlangsung.
“Dukungan tersebut diharapkan membantu UMKM binaan dalam memenuhi kebutuhan energi untuk kegiatan usaha sekaligus memberikan kenyamanan bagi wisatawan yang menikmati kuliner dan produk lokal selama ajang berlangsung,” ujar Kitty.
Dampak terhadap Pariwisata dan Ekonomi Daerah
Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 menghadirkan peluang ekonomi bagi berbagai sektor usaha di Nusa Tenggara Barat. Kehadiran wisatawan dapat mendorong permintaan terhadap makanan, minuman, akomodasi, transportasi, dan produk lokal.
Di sisi lain, peningkatan aktivitas ekonomi membutuhkan dukungan infrastruktur dan ketersediaan energi yang memadai. Pasokan LPG menjadi salah satu unsur penting bagi pelaku usaha yang mengandalkan gas untuk memasak dan menjalankan kegiatan operasional.
Dukungan kepada UMKM juga membuka kesempatan bagi pedagang lokal untuk melayani pengunjung selama acara internasional tersebut. Dengan pasokan energi yang memadai, pelaku usaha dapat lebih fokus memenuhi permintaan konsumen dan memperkenalkan produk lokal kepada wisatawan.
Pertamina Patra Niaga menyatakan bahwa penguatan pasokan LPG dan dukungan Bright Gas merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menyukseskan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Langkah ini sekaligus mendukung pengembangan pariwisata olahraga dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Pada akhirnya, keberhasilan penyelenggaraan ajang internasional tidak hanya bergantung pada kelancaran kompetisi. Kesiapan layanan pendukung, termasuk energi bagi masyarakat dan pelaku usaha, juga berperan dalam menciptakan pengalaman yang baik bagi wisatawan serta menjaga aktivitas ekonomi setempat.
Kesimpulan
Pertamina Patra Niaga meningkatkan pasokan LPG di Lombok hingga 200 persen dan di Sumbawa hingga 100 persen selama Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 pada 9–11 Oktober 2026. Perusahaan juga menyalurkan total 125 tabung Bright Gas 5,5 kilogram untuk mendukung UMKM binaan pemerintah daerah di sejumlah area kegiatan.
Melalui tambahan pasokan, pemantauan distribusi, dan dukungan kepada pedagang lokal, Pertamina Patra Niaga berupaya memenuhi kebutuhan energi masyarakat sekaligus menunjang kegiatan pariwisata. Upaya ini diharapkan membantu menjaga kelancaran usaha dan memperkuat manfaat ekonomi ajang balap internasional bagi daerah.








